Posted by: Ali Akbar on: 29 September, 2008
Pernah mendapati mobil kita nggak bisa distarter pada pagi hari ? yang terdengar hanya suara cek cek cek … pasti aki nya soak. Solusinya pasti mobilnya harus dorong, akinya di charge lagi atau di pancing dengan aki mobil lain yang lebih sehat. Kalau akinya masih bagus maka ia akan bertahan meskipun pancingannya sudah dilepas. Tapi kalau memang benar-benar rusak maka aki tersebut tidak akan bisa digunakan lagi. Alhasil aki tersebut paling laku 5000 perak kepada tukang loak padahal harga belinya sekitar 500.000.
Seperti itulah kondisi keimanan manusia. Saat bulan ramadhan tiba-tiba saja iman kembali naik. Masjid-masjid penuh. Malam-malam ramai dengan mereka yang beribadah. Karena bulan ramadhan adalah bulan pancingan atau bulan untuk men-charge keimanan. Pada saat ramadhan mulai meninggalkan kita maka disitulah akan kelihatan apakah diri ini masih bisa diperbaiki atau sudah rusak.
Semestinya ghirah ramadhan ini bisa bertahan selama 11 bulan lainnya. Kalau begitu ramadhan berakhir, berakhir pula semangat ibadah maka ada yang salah dengan kita. Mungkin sudah benar-benar “soak” ? Kalau orang sudah “soak” maka harganya pun sudah turun… atau bahkan mungkin sudah tidak ada harganya….
Orang yang sudah “soak” mengabaikan prinsip-prinsip kehidupan yang sejalan dengan Jalan Allah. Karena hidup bukan hanya bernafas menunggu mati, tapi bagaimana kita bisa berbuat sesuai kehendak sang Khaliq. Jangankan memberi manfaat untuk orang lain untuk dirinya sendiri saja kadang tidak bisa memberi manfaat. Tubuh sempurna yang dikasih Allah dirusak dengan rokok, minuman keras, narkoba…. Amanah istri dikhianati dengan selingkuh… amanah rakyat & negara dikhianati dengan korupsi…..
[...] ada artikel buat renungan dari blog abi [...]
11 October, 2008 at 6:21 pm
Ass wr wb
Salam Sahabat selalu
Wss