Tag
Belakangan ini saya menjadi “tidak menyenangkan” buat teman-teman perokok. Karena tidak henti-hentinya mengkampanyekan anti rokok. Secara gerilya saya selalu mengingatkan kepada teman, saudara atau siapa saja untuk meninggalkan barang haram itu. Sejak saya berhenti merokok saya merasakan banyak hal positif buat saya dan orang-orang terdekat saya.
Dari sudut pandang manapun rokok tidak memberikan hal yang positif.

Kesehatan : Sudah jelas tidak ada yang menyangkal akibat rokok bagi kesehatan, bahkn produsen pun jelas2 menuliskan di bungkusan rokoknya “Merokok Dapat Menyebabkan kanker…..bla bla bla dst” Walaupun tidak langsung terasa, tapi gempuran nikotin dan ribuan racun lainnya setiap hari saya yakin betul pada akhirnya akan mengalahkan daya tahan tubuh. Kalau Anda perokok dan tidak ada niatan berhenti, berdoalah kepada Tuhan agar menjelang kematian Anda tidak sempat menyusahkan orang-orang yang Anda kasihi.
Ekonomi : Secara ekonomi negara memang mendapatkan income dari cukai rokok tapi biaya rakyat untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh rokok juga jauh lebih dari itu. Belum lagi misalnya Produsen rokok Sampoerna yang sahamnya 97,95% dikuasai Phillip Morris (Marlboro), Berapa keuntungan yang mereka bawa keluar setiap tahunnya ?? Bagaimana akan membantu petani kalau tembakau, kertas, filter masih impor dari luar negeri. Think again!!

Agama : Cobalah berempati kepada paru2 dan jantung Anda, bukan maunya mereka diasapi terus menerus setiap hari, tapi itu maunya Anda yang sudah kecanduan rokok, asap bernikotin lagi. Bayangkan kalau itu muka anda yang diasapi terus menerus setiap hari. Kelak suatu saat di akhirat, saat datang hari dimana semua mulut terkunci (kayak lagunya Alm Chrisye) yang ditulis dalam surat Yasin ayat 65 (QS 36 : 65) saya yakin Jantung dan paru2 para perokok adalah salah satu anggota tubuh yang tidak mendukung tuannya untuk dimasukkan dalam golongan Ahli surga. Majelis ulama walaupun masih belum sepenuhnya mengharamkan rokok, insya Allah saya berada di barisan terdepan mendukung diharamkannya rokok. Paling tidak saya mempunyai keputusan berpihak kemana.
Saya memposting tulisan ini di bulan ramadhan semata-mata hanya untuk mengingatkan, kalau kita puasa tentu kita tidak merokok, itu artinya kita bisa dengan mudah mengalahkan keinginan untuk merokok dan lebih memilih untuk mengikuti keinginan Allah agar kita berpuasa. Karena puasa adalah mencoba untuk berusaha mengikuti sifat2 Tuhan dengan segala keterbatasan makhluk yg kita miliki. Agar kita semakin dekat kepada-Nya. Wallahu Alam Bishawab..


Ada beberapa hal yang disampaikan Oleh Prof. KH. Ali Mustofa Yaqub (Imam Besar Masjid Istiqlal) dalam 
